Insiden Penyanyi

Free Image Hosting At ImageCows.NetSuatu ketika saya mendapat undangan untuk menghadiri acara penyerahan hadiah nominasi lomba cipta lagu. Ditengah-tengah acara diisi oleh sebuah band yang menurut saya tidak begitu sesuai dengan tema acara yaitu Lomba Cipta Lagu Pariwisata. Pertama, Band tersebut membawakan lagu-lagu Barat yang sama sekali tidak ada tema pariwisata Indonesia, ditambah lagi dengan dandanan yang trendi dan gaul. Kesan singkat saya adalah, band tersebut “in the wrong place”, eh “in the” apa “at the” ya? (Ah ngritik aja nih bisanya…)

Selesai beberapa lagu dibawakan, si Penyanyi mengajak penonton yang pada saat itu dihadiri Menteri Pariwisata, pejabat, serta musisi kawakan Dwiki Dharmawan, Remisilado untuk request lagu. Pikir saya, “ah keren… tapi berani atau nekat nih?” Benar juga, ternyata ada hadirin yang minta lagu Sebiduk di Sungai Musi. Nah loh, bingung ga? Hingga beberapa kali request -yang semuanya bertema pariwisata- seingat saya, tidak ada satu lagupun yang berhasil di penuhi. Akhirnya band kembali membawakan lagu ‘modern’ yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Jika Anda seorang player, maka -just becareful- dengan tipe penyayi seperti ini. Maksudnya jika anda tidak memiliki list lagu yang banyak sebisa mungkin untuk mengingatkan kepadanya bahwa jangan memancing penonton untuk merequest lagu. Sangat disayangkan jika permainan terlihat kacau hanya karena memainkan lagu-lagu yang masih samar ditelinga.

Namun yang pasti, yang harus anda lakukan adalah terus tambah list lagu sebanyak-banyaknya. Apapun yang orang lain minta mainkan maka anda harus bisa, karena jika tidak, anda akan kerepotan saat sang pengisi acara ternyata adalah artis satu ini.

Dorce…

sang Artis serba bisa dengan list lagu segudang. Anda belum pernah ngiringi Dorce? Di jamin dag dig dug, dan jari-jari anda bergetar sejak dia naik panggung hingga turun panggung. He2 sedikit berlebihan.

Intinya sebagai “band request” maka harus memiliki songlist banyak, hafal -nada dasar lagu- baik untuk penyanyi pria atau wanita. Semakin banyak lagu yang Anda hapal maka semakin tenang anda dalam membawakannya. Sebanyak apapun serangan yang diluncurkan kearah Anda, Anda bakal bisa merubahnya menjadi alunan musik yang enak didengar. Jika tidak serangan tersebut lama-lama akan menjadi tomat dan telur busuk.
:tendang:

Good Luck…

3 Responses

  1. Mgkin yg hrs disalahkan EO nya kali ya. Mereka ngundang band hrsnya yg memang sesuai dgn acaranya. Kalo yg diundang band yg dlm keseharian manggung slalu hanya nyanyiin lagu2x top40 agak sulit disuruh bawain pesan tertentu dlm sebuah acara. Apalagi dlm acara request lagu oleh audience mgkin yg mereka siapin ya kembali ke lagu2x top40.

    thx ya uda visit blog gue. Gue visit balik nih🙂

  2. Atau mungkin bisa dibalik, audience memang sengaja dipaksa untuk memahami bandnya.🙂

  3. Oo gitu ya? baru tau nih, maklum g pny pengalaman ngband so taunya cm yg kliatan dari luarnya aja. Berarti susah jg ya jd player..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: